Belajar Dari Semut

Sudah baca tulisan saya sebelumnya tentang gimana belajar daripada lebah? Saat ini saya bakal menulis mengenai belajar daripada semut.

Serangga adalah hewan kecil yang hidupnya lazimnya bergerombol. Sekilas adalah makhluk sederhana yang kerjaannya cuma mengerumuni santapan yang manis. Tetapi segala sesuatu kita mampu belajar daripada semut ini? Tentunya Yang mahakuasa tidak menciptakan suatu makhluk tanpa keguanaan dan pendedahan darinya.

So kita dapat belajar daripada semut. Serangga bisa dijadikan modal motivasi dan cita. Pembelajaran segala sesuatu yang siap kita ambil dari makhluk Allah SWT yang disebut semut.

1. Silaturahmi serta bertegur teguran

Anda barangkali pernah tahu bagaimana inseks berjalan, sekilas seperti tetap bertemu muka satu kolektif lain pada setiap berjumpa. Ternyata semut itu sedang bertegur sapa & bersilaturahmi. Oleh karena itu dalam kehidupannya, semut mempunyai cara berkomunikasi yang cantik dan tidak terjadi kesalahpahaman.

2. Menghargai waktu serta produktif

Serangga selalu menghargai waktu & produktif di setiap kali bekerja. Jadi tetap tampak bekerja secara cantik & tidak menghilangkan saat. Nampaknya kita kudu mengikuti alur semut itu.

3. Mandiri dan hidup tentu

Serangga bisa muncul swasembada maupun bekerja tentu. Pada pada setiap kali itu mendapatkan mata pencarian mereka selamanya berbagi dengan cara memanggil yang lain.

4. Berpikir & bertindak afirmatif

Semut selamanya berpikir serta bertindak afirmatif di dalam melestarikan kelangsungan hidupnya.

5. Tekun dan kreatif

Semut tetap aktif & kreatif di meraih impian hidupnya. Tersebut selalu rajin dalam berlaku.

6. Komitmen dan konsisten

Anda dapat lihat gimana semut berjalan. Terlihat adanya komitmen & konsisten yang tinggi.

tujuh. Berani serta pantang menyerah

Serangga selalu berani dan tidak menyerah, bisa pada lihat daripada caranya berjalan dan mencari makanan.

Tidak ada salahnya kita mencari ilmu dari serangga. Karena ternyata semut aja sehebat itu. Ingat lah kalau semua makhluk yang Allah ciptakan itu untuk di ambil pelajaran & hikmah serasi dengan firmanNya:

“Dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buatkan untuk manusia, & tiada yang memahaminya kecuali orang yang berilmu”. (Q. S. Al Ankabuut: 43)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *